pintar menilai waktu

kebutuhan merupakan pendorong untuk bekerja,pendorong untuk mencari pengalaman mencari ilmu guna kemajuan hidup,semakin luas  pergaulan manusia semakin pandailah ia untuk menyeleksi mana kebutuhan yang perlu,mana yang kurang perlu dan tidak perlu.ia dapat menghemat dengan waktu dan

sangat pandai
 tenaga,dan tidak boros  menghamburkan uang,pikiran tenaga,dan waktunya yang merugikan itu.karena pandai menilai waktu yang hematlah ia dengan waktu dan sedikit bicara,tetapi banyak berbuat yang nyata.yang produktif.waktu baginya lebih dari pada uang,dia sangat aktif dari pada mengobrol dan melamun.ia tidak suka bermalasan,ia selalu rajin dan aktif dalam hidupnya.ia suka membaca dan belajar,hidupnya hemat,kreatif,teliti.ia tidak mau menyia-nyiakan waktunya dengan pelesir,lebih baik ia bekerja dan belajar karna sadar untuk menggunakan hidupnya untuk berbuat yang efektif.ia anti kemiskinan dan anti kebodohan.karena bodoh dan miskin adalah hambatan untuk memenuhi kebutuhan lahir dan batin.ia hidup secara ekonomis,rajin menabung,tetapi tidak kikir.ia berhati-hati,cermat dan waspada,hidupnya teratur.inilah manusia yang selalu sukses hidupnya.karena hidupnya sangat efektif lancar,karna hidupnya yang sangat bagus.hidupnya tidak fasip dan jiwanya betul2 hidup.latihan dan latihan serta keprihatinan yang merupakan jembatan ke arah kesempurnaan.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel