Kesehatan Ibu dan Anak

jalanpisang.com-Ibu-ibu dan anak memerlukan pembahasan khusus,dalam Ilmu kesehatan masyarakat.karena mereka merupakan golongan istimewa dengan resiko khusus yang mereka hadapi.
Anak-anak menghadapi pertumbuhan dan perkembangan serta sifat-sifat khusus yang berhubungan.
Pertumbuhan memang merupakan pristiwa yang terus menerus terjadi seumur hidup.akan tetapi perubahan terbesar terjadi sejak pembuhaan sampai bayi lahir.peningkatan kesehatan ibu dan anak berhubungan dengan bagian kehidupan seluruh manusia.
Usaha-usaha kesehatan masyarakat yang di laksanakan selama saat-saat ini amat bermanfaat.Penilaian harus di lakukan terhadap pengaruh langsung terhadap kesehatan.juga terhadap pengaruh pendidikan kesehatan yang pengaruhnya terjadi secara tidak langsung.
Tujuan usaha kesehatan ibu dan anak dalam arti sempit adalah mencegah kematian.Angka kematian ibu di indonesia masih sangat tinggi,kurang lebih 3.3 angka ini jauh lebih tinggi dari pada negeri2 yang sudah maju.
Angka kematian ibu di negara-negara yang sudah maju kurang dari 5 per 100.000,sedang angka kematian ibu di negara-negara terbelakang sampai 1000 per 100.000,angka kematian bayi di indonesia juga masih sangat tinggi kurang lebih 125,angka ini juga jauh lebih tinggi dari pada di negara2 yang sudah maju seperti Amerika Serikat misalnya yang hanya 20 per 1000 saja.

Kesehatan Ibu
Kesehatan ibu harus di beri perhatian khusus dan istimewah sejak timbul kenyataan bahwa di dalam rahimnya ada janin.Resiko khusus yang di hadapi oleh dua manusia adalah ibu yang mengandung dan janin.kehamilan menyebabkan ibu lebih banyak lagi keperluanya baik di pandang dari segi kejiwaan
Apa yang baik buat ibu akan merupakan kebaikan pula buat bayinya,dan apa yang jelek buat ibu akan berakibat jelek pula buat janin.pertumbuhan bayi di dalam kandungan sangat di pengaruhi oleh kesehatan ibu.pendapat lama bahwa pertumbuhan bayi tidak di pengaruhi kesehatan ibu sudah lama di tinggalkan.

jalanpisang.com
Sebenarnya persiapan untuk menjadi ibu itu harus di mulai jauh sebelum mengandung,bahkan persiapan untuk jadi ibu harus mulai sejak sebelum menikah.
Juga pemeriksaan kesehatan harus di laksanakan sejak jauh sebelum mengandung.bahkan pemeriksaan harus di lakukan sebelum menikah.Ibu hamil harus memeriksakan dirinya ke Balai kesejatrahan ibu adan anak.
Pemeriksaan ini harus di mulai se awal mungkin begitu tahu dirinya hamil,ibu harus segera memeriksakan dirinya ke Balai kesejatrahan anak atau Puskesmas terdekat dan melakukan pemeriksaan selengkap-lengkapnya.
Pemeriksaan di mulai dengan menayakan riwayat kehamilan-kehamilan dan persalinan.agar kalau supaya ada kelainan atau ibu tersebut baru pertama kali hamil atau sudah terlalu sering kita lebih waspada.Adanya keguguran-keguguran persalinan sebelum waktunya atau terlambat juga harus di perhatikan.
Kemudian di lakukan pemeriksaan fisik terutama untuk mendeteksi kelainan.misalnya kelainan jantung,paru-paru,replex,adanya busung atau oedema,kekurangan darah,dan lain sebagainya.
Selenjutnya di lakukan pemeriksaan obstetrik,di buat ukuran-ukuran panggulnya,dan lain sebagainya.
Lebih lanjut di lakukan pemeriksaan labolatorium mengenai air kencingnya.di lakukan pula pengukuran tekanan darah,adakah tekanan darah anda tinggi.adanya oedema,zat putih telur dalam kencing dan tekanan darah tinggi,menunjukkan adanya keracunan kehamilan.di lakukan juga pemeriksaan Hb,adakah ibu tersebut kekurangan darah,kalau kurang darah di beri saja pil zat besi atau di anjurkan untuk mengkonsumsi susu.
Ibu tersebut di ukur pula berat badanya secara berkala,apakah pertambahan normal,di periksa pula darahnya untuk mengetahui apakah,ibu tersebut menderita penyakit kelamin.kalau teryata menderita syphilis supaya dapat di obati sebelum menular ke janin.kalai sangat perlu dapat pula di lakukan pemeriksaan sinar tembus untuk mengetahui apakah ada kelainan ataukah cukup sehat,juga elektrokardiografi dan lain sebagainya.
Kunjungan ke Balai Kesejaterahan ibu dan anak harus di lakukan tiap bulan sampai kehamilan berumur 28 minggu.selanjutnya dua kali sebulan sampai kehamilanya berumur 36 minggu,dan sesudah itu semnggu sekali sampai melahirkan atau kehamilan 40 minggu.
Selama hamil ibu harus mendapat makanan yang cukup,baik kwantitatif maupun kwalitatif.juga selam hamil ibu harus di persiapkan untuk menyusui anaknya dengan air susunya sendiri.
Sampai selesai masa Nifas yakni 1 1/2 bulan sesudah melahirkan,ibu harus di awasi.baagaimanapun juga secepat mungkin ibu harus cepat keluar dari rumah sakit bersalin.
Pada hari ke tiga sebaiknya ibu segera pulang,kecuali kalau memang masih ada keluhan.meskipun demikian 3-4 hari penderita tidak boleh bekerja terlalu berat.oleh karena hal ini kemungkinan besar dapat menimbulkan komplikasi yang tidak di inginkan.sehabis masa Nifas ibu tersebut harus di periksa lagi untuk menentukan kesehatanya.sedikit banyak ibu yang bersalin mengalami gangguan jiwa yang terutama menyangkut kekhawatiran terhadap anaknya.oleh karena itu lebih baik anak di tempatkan di samping ibu di rumah sakit atau rumah bersalin dan jangan di pisahkan di dalam kamar tersendiri.
Kesehatan Anak
Tingginya angka kematian janin di kandungan dan bayi dalam masa satu minggu setelah lahir di sebebkan oleh kurang baiknya pengawasan selama kehamilan dan kurangnya,perlindungan selama lahir.
Penyakit utama yang menyertai janin dan bayi yang baru lahir adalah tetanus,muntah berak,cacad bawaan dan lain sebagainya.bayi yang lahir dengan berat badan kurang di sebabkan kurangnya protein dan kalori selama dalam kandungan.masa jabang bayi ini penting sekali untuk meletakkan dasar bagi pertumbuhan anak.
Pada anak berumur 1 bulan sampai 1 tahun masalahnya antara lain infeksi.terutama infeksi pada saluran pernafasan dan infeksi pada saluran pencernaan.Cacad bawaan dan penyakit keturunan dapat di sebabkan oleh penggunaan obat atau oleh infeksi,kekurangan gizi,atau faktor keturunan dari pada orang tua.infeksi saluran pernafasan dan pencernaan dapat di sebabkan oleh tidak atau kurang memanfaatkan air susu ibu.
Bayi harus di jaga,jangan sampai kecelakaan,keracunan atau sakit,bayi harus di jaga kesehatanya,di beri kekebalan terhadap penyakit,dan kalau sakit di obati segera.bayi harus di periksakan secara teratur.
Di Balai kesejaterahan ibu dan anak ini di lakukan pemeriksaan kesehatan,juga di lakukan vaksinasi,pengobatan penyakit ringan,dan pendidikan kesehatan kepada ibunya.
Makanan yang terbaik buat bayi adalah air susu ibu yang sebaiknya terus di berikan sampai bayi umur 2 tahun.akan tetapi sejak umur sebulan dan selanjutnya harus sudah di mulai di beri makanan tambahan seperti buah-buahaan,bubur susu,bubur saring,bubur biasa,bubur nasi dan lain sebaginya.
petumbuhan dan perkembangan harus di ikuti terus,berat badan dan panjang badan harus di ukur tiap bulan.kesemuanya dapat di cocokkan dengan kartu Bpjs kesehatan dan kartu( B.K.I.A).
jalanpisang.com

Anak-anak harus di beri kekebalan terhadap Tbc,cacar,tetanus,pertussis,diphtheria.kekebalan terhadap Tbc dapat di peroleh dengan vaksinasi BCG terhadap bayi.kekebalan terhadap cacar dapat di peroleh dengan vaksinasi cacar terhadap bayi.kekebalan terhadap diphtheria dan tetanus dapat di peroleh dengan vaksinasi DTP.kekebalan tehadap penyakit lumpuh anak-anak dapat di peroleh dengan vaksinasi polio.kekebalan terhadap penyakit cholera,typhus,dapat di peroleh dengan suntikan chotypa.
Pendidikan kesehatan yang terpenting antara lain, menghilangkan berbagai takhayul.misalnya di indonesia ada takhayul yang mengatakan bahwa makan ikan menyebabkan cacingan,ini tidak benar,yang benar adalah memang di indonesia kebanyakan anak sakit cacingan,akan tetapi sebabnya sama sekali bukanlah karena makan ikan.

Kesehatan Anak-anak Balita ( di bawah lima tahun atau 1 - 6 Tahun)
Kesehatan anak-anak di bawah lima tahun adalah sangat penting sekali,oleh karena lebih dari separuh anak-anak Indonesia tidak mencapai hari ulang tahun mereka yang ke lima.demikian pulahla halnya anak-anak negara terbelakang lainya di dunia misalnya Afrika barat,Afrika tengah,Afrika timur,Afrika utara Amerika selatan dan lainya.Sebalinya di negara-negara yang sudah maju tidaklah demikian halnya anak-anak balita.
Hampir seluruh anak-anak di negara-negara yang sudah maju,dapat merayakan hari ulangtahun mereka yang ke lima.misalnya di Amerika utara hanya 3% saja yang mati sebelum umur 5 tahun.di Eropa utara hanya 2% di Eropa barat hanya 4 % di Eropa selatan 5 % demikian pula di Eropa Timur dan Rusia hanya 6 % dan lain sebaginya.di negara-negara yang sudah maju tersebut harapan hidup waktu lahir adalah lebih dari 70 Tahun.
Pada anak berumur 1- 6 tahun ini masalahnya di negara-negara terbelakang terutama berupa kekurangan gizi.dan gangguan Gizi ini di perberat lagi oleh penderita bermacam-macam penyakit.penyakit yang sering adalah Tbc dan penyakit menular lain masih merajalela.kekurangan gizi dan gangguan gizi pada kelompok umur ini berupa kekurangan protein,kekurangan Vitamin A,kekurangan zat besi,kekurangan yodium, dan kekurangan fluor yang mengakibatkan kerusakan Gigi dengan segala macam akibatnya.
Kekurangan Gizi dan gangguan gizi ini umumnya di sebabkan oleh kurangnya pengertian,juga tidak atau kurang di manfaatkanya sarana yang berprotein untuk menghasilkan makanan bergizi,tidak cukup tersedianya makanan,kurang bermutunya makanan,penyakit infeksi umum dan menahun.
Ancaman Penyakit Menular dan penyakit masyarakat yang di hadapi anak umu 1 - 6 tahun banyak sekali.misalnya infeksi saluran pencernaan,muntah berak,infeksi saluran nafas,Tbc.batuk,demam berdarah,infeksi kulit oleh bakteri maupun malaria dan lain sebagainya.
Adanya ancaman ini adalah karena pemukiman yang kurang memadai dalam sanitasi dan hygiene.juga keadaan gizi anak yang kurang baik,tidak cukup tersedianya air minum yang aman,adanya pencemaran lingkungan,kurang usaha vaksinasi,kurang penerangan dll.masalah gigi dan mulut di sebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang hygiene gigi mulut. 
Kelainan Prilaku Anak dari kelompok ini dapat di sebabkan oleh berbagi faktor,misalnya faktor keturunan,kekurangan gizi,penyakit infeksi,kurang bimbingan atau rudapaksa.Rudapaksa akibat prilaku orang tua kadang-kadang dapat terjadi karena kelahiran tak di kehendaki.kedaan ini di perkuat lagi oleh lingkungan sosial ekonomi yang tidak baik,sudah barang tentu moral manusia memegang peranan yang terpenting di dalam hal ini.

Anak balita ini merupakan golongan anak paling di abaikan.cara mengatsi persoalan ini sebenarnya sama saja dengan masa bayi.pemeriksaan gigi harus dilaksanakan secara teratur berhubung tumbuhnya gigi.makanan anak harus di perhatikan,demikian pula lanjutan imunisasi.kunjungan ke klinik sehat untuk anak-anak balita tidak boleh di lupakan.juga pengawasan pertumbuhan dan perkembangan tidak boleh di abaikan.
Usaha-usaha lain antara lain perbaikan gizi,pemberantasan penyakit,pencegahan kecelakaan,penaggulangan kelainan prilaku,dan pencegahan.
Perbaikan gizi dapat di lakukan dengan perbaikan sistem penyedian pangan.juga memanfaatkan sarana yang tersedia,pendirian taman gizi,memasyarakatkanmasalah gizi.
Menggalakkan pemakaian air susu ibu sampai umur dua tahun, adalah penting sekali.pemberatasan penyakit rakyat,dan penyakit menular dapat di lakukan dengan perbaikan pemukiman,penyediaan air bersih,pendidikan kesehatan,penyuluhan,immunisasi.
penaggulangan kelainan prilaku dapat di lakukan dengan perbaikan keluarga,.juga perbaikan lingkungan hidup,penyuluhan bimbingan anak dan keluarga.perbaikan gizi dls.konsultasi pra nikah adalah sangat penting sekali untuk penanggulangan kelainan prilaku ini,penyuluhan bimbingan anak dan keluarga juga penting untuk menaggulangi rudapaksa akibat prilaku orang tua.
Oleh karena ini di akibatkan oleh anak yang di kehendaki,di tambah lagi oleh pengaruh lingkungan keluarga dan keadaan sosial ekonomi. 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel