Widget HTML Atas

Kunci Ketenangan dan Kebahagiaan Jiwa

Seorang muslim akan selalu merasa tenang menjalani kehidupan dunia ini,salah satu sebab utamanya karena dia yakin akan ada kehidupan di hari kemudian.karena kehidupan dunia ini hanya sebentar.

semua yang kita lihat di depan mata kita,sekuat apapun fisik seorang manusia,kita tak mebicarakan lagi makhluk Allah yang lain, cuman manusia saja.
orang yang terdekat anda pribadi ,kerabat-kerabat kita,teman dekat,orang tua kita,mereka meninggal dunia sekuat apapun.sehebat apapun dia,prestasi dunianya,profesor kah,dokter kah,dia seorang pengusaha sukses yang terkaya di dunia,,orang yang paling tampan atau cantik kah,orang yang paling di hormati,kepala suku kah,presiden kah,siapapun saja,atau orang yang susah,semua akan meninggal.
jalanpisang.com

Kehidupan dunia hanya sebentar ,akan di lalui,orang mukmin yakin bahwasanya akan ada kehidupan yang abadi di sana.sehigga perhatikan bedanya,kalau orang mukmin tau akan ada hari kemudian,akan membuat dia,musibah apapun yang datang padanya,dia akan bilang,"OH,,,,,,ini kehidupan dunia,,,,
toh saya akan dapat pahalanya diakhirat,setidaknya nanti akan membersihkan dosa saya dengan musibah ini. MUDAH nggak di laluin musibahnya?? akan mudah........

Hanya karena masalah satu,dia yakin akan ada hari kemudian,misalnya dia di tipu oleh seseorang atau ada yang berbuat salim kepadanya,dia sangat tau kalau dia beriman,ada hari kemudian,ada hisab di sana,tidak ada orang yang berbuat dzalim kepada kita,kecuali kita akan mengambil hak kita demi Allah di mahkamahnya Allah di hari kiamat akhirat,tidak akan ada,sekecil apapun itu.

Jadi dalam tafsir ayat Wa mayya'mal mitsqala dzarratin Kahairayyarah "Siapapu yang berbuat kebaikan,sebesar biji sawit,dia akan lihat hari kiamat".
menurut beberapa ulama,di hadirkan di depanya tempat dia lakukan pada saat itu,jenis pekerjaanya,waktunya,seperti dia melihat  seperti sebuah cuplikan film.
yang dia lihat bagaiman melakukanya,dan dia ingat, wa mayya'mal mitsqaala dzarratin syarrayarah " Dan siapa pun yang berbuat keburukan sekecil biji sawipun,dia akan lihat pada hari kiamat".
tempatnya,kapan dia lakukan,siapa yang sedang di jahatinya,dan seterusnya akan di perlihatkan pada hari kiamat,tidak ada sesuatu yang hilang.

Bukankan Hadist Nabi Muhammad s.a.w riwayat bukhari " Bahwasanya apakah kalian tahu,siapa orang yang bangkrut?'
maka para sahabat mengatakan ya Rasulullah,orang yang berbisnis,bangkrut,hilang dirham dan dinarnya......
Kata Nabi Muhammad s.a.w bukan,itu kecil kalau dirham dan dinarnya yang habis.....rupiahnya habis ,tokonya bangkrut sebangkrut-bangkrutnya,tidak ada masalah.
Tapi orang yang bangkrut sebenarnya adalah orang yang datang di hari kiamat membawa pahala  shalat yang lengkap, pahala puasa lengkap,pahala haji lengkap,pahala sedekah,banyak sekali,tapi dari sisi lain pernah mencaci maki orang yang ini,,,pernah memukul orang yang itu,pernah mengambil haknya orang ini,dan tidak minta maaf,tidak mengembalikan hak2 itu di dunia.
maka mereka akan datang di hari kiamat,di mahkamahnya Allah swt untuk menuntut.
"Ya Allah orang ini dzalim saya.
"Ya,, Allah  orang ini pernah pukul saya.
"Pernah Ghibah saya
"Pernah fitnah saya
"Pernah mengambil sepotong tanah saya
"pernah,,,,,Pernahhh dan seterusnya...

Lalu di ambillah dari pahala dia,di bagi-bagikan kepada orang-orang yang menuntut,kalaupun sudah habis pahalanya dan masih banyak menuntut,,,
Kata Nabi Muhammad s.a.w ,di ambil dosa-dosanya orang yang menuntut,dan di timpahkan kepadaa dia.maka jadilah dia orang bangkrut yang sebenarnya,pahalanya semua habis,,,di tambahkan lagi di timpahkan dosa-dosanya orang yang akan menyebabkan dia,akan menanggung hukumanya.
maka dia di lemparkan,kata Nabi Muhammad s.a.w ke dalam api neraka lebih jauh dari jarak timur dan barat.

Perhatikan kalau orang beriman yang membaca hadist ini,kira-kira apa yang membuat dia kawatir,kalau dia terdzalimi di dunia ?? tentu nggak ada sesuatu....
kalau kita nggak bisa mengambil hak kita di dunia,kita akan panen dalam bentuk pahala pada hari kiamat.dan akan melahirkan ketenangan jiwa dan kita akan tenang,teryata tidak ada yang hilang,,,,
sendal kita pernah di ambil,hanphone kita pernah di curi,mobil kita pernah hilang,pernah di buat apa sajalah,kedzaliman orang lakukan,tidak ada orang yang akan selamat pada hari kiamat.

Allah swt akan datang menghakimi semua hambanya,sampai kata Nabi Muhammad s.a.w yang shahih " Kalian akan berbicara dengan Tuhan kalian,tanpa ada penerjemah,,,di antara kalian pada hari kiamat,dan Allah akan menghakimi semua hambah-hambahnya pada hari itu,semuanya,,,tidak terkecuali,tidak ada yang bisa lolos pada saat itu.

beriman kepada hari kiamat dan hari kemudian,memberikan ketenangan jiwa,seorang muslim tau,orang mukmin tahu,pada saat lahir,saya nggak bicara,kalau anda sehat,tiba2 anda stroke,itu ringan.
Bagaimana orang yang baru lahir tiba2 sudah cacat.udah buta matanya,sulit berjalan,apa kira2 yang bisa menghibur dia.,,,,,

kalau anda sebutkan tentang,masalah tanamkan dalam hati,adanya hari kiamat,dan semua cacat fisik di dunia ini,tidak akan di bawah di akhirat.
karena fisik yang kita pakai di dunia sekarang,hanya sebatas di dunia.

Menurut hadist Nabi Muhammad s.a.w riwayat bukhari yang berbunyi,"Jasad kalian akan di makan oleh tanah,kecuali tulang ekor kalian,yang darinya Allah akan membangkitkan kalian pada hari kiamat".

Allah akan turunkan hujan ,yang akan menetesi tulang ekor tersebut,dan akhirnya kalian tumbuh seperti tumbuhnya tanaman,dan Allah membuatkan fisik yang baru".fisik yang baruuu.....
apa kata Nabi Muhammad s.a.w 'Semua laki-laki Allah akan berikan fisik,seperti ayahnya adam,,,,60 siku ke langit.jadi fisik yang kita pakai sekarang ini cuman sebentar,di dunia mau cacat,mau sempurna,mau gagah mau cantik,itu sebentar,hanya duniawi.di akhirat kita akan mempunyai fisik yang baru.posturnya semua laki2 seperti Nabi Adam 60 siku ke langit (27,5 meter).
dan semua perempuan 40 siku ke langit ( 17,5 meter),semua sama ,yang kafir dan yang beriman semua sama fisiknya.akan di berikan fisik yang baru oleh Allah.
Kira-kira terhibur nggak,orang yang lahir dalam keadaan stroke,?atau lahir dalam keadaan cacat,kalau kita mengatakan ini cuman dunia.atau dia mengatakan,oh,,,ini cuman di dunia saya lalui.
pada saat saya meninggal,setiap detik bisa datang malaikat maut,maka saya akan meninggalkan jasad ini,dan saya akan mendapatkan jasad baru.!! nggak ada masalah bagi dia.......

Beriman kepada hari kiamat,itu akan mendatangkan ketenangan jiwa seseorang,juga dari sisi yang lain.dia tidak akan bergantung pada dunia.
Dia akan meninggalkan dunia ini,dia jadikan dunia ini di belakangnya.
Para ulama sudah sepakat mengatakan "Siapa yang mendahulukan akhirat dalam kehidupanya,maka dunianya akan ikut'.
"Maka siapa yang mendahulukan dunianya,maka akhirat akan luput.hilang akhirat itu......

Coba anda fokus ke masalah akhirat,adzan shalat,waktunya puasa,(puasa).waktunya berdzikir(berdzikir),Baca Al'quran. (baca Al quran).pokonya ibadah.
waktunya sadaakha sadaakha,semua dahulukan masalah akhirat.maka dunia kita akan datng dengan sendirinya.di mudahkan oleh Allah swt.

Tapi orang yang kejar dunia,sibuk dengan meetingnya.lupa dengan shalatnya,yaa,,bisa di dahulukan dengan patner bisnisnya dari pada bertemu Allah swt.
yang kalau dia bahasakan dengan bahasa kantor,sama saja di absen dengan Allah.
Sebenarnya pada saat itu,pencipta lagit dan bumi yang di berikan kepada  dia ruh,yang ciptakan jasadnya,yang mengijinkan hidungnya bisa menarik oksigen,sehingga dia bisa hidup,di tinggalkan hanya karena urusan dunia??? nggak mungkin!!

tapi orang yang yakin pada hari kiamat,dia tahu ada Allah swt akan menghisab pada saat itu,dia akan mendahulukan masalah akhiratnya,dunia akan jadi kecil bagi dia......

Seorang mukmin pada saat punya Rumah besar,terus tiba2  jadi rumah kecil,nggak masalah buat dia.karena dia tahu dunia ini hanya sebentar,gitu kan.
Sisi yang lain lagi,orang yang beriman pada hari kiamat,akan termotivasi ,untuk melakukan amal-amal shaleh,sibuk dengan amal shaleh,tidak ada waktu bagi dia untuk berbuat dosa.
INGAT.....setiap dosa yang kita lakukan,kalau berhubungan dengan Allah swt,zina ,tidak shalat,syirik,berhubungan dengan Allah swt langsung,kita taubat kepada Allah swt pasti Allah ampuni.
tetapi perbuatan dosa itu akan mendatangkan konsekuensi dari Allah,hukumanya ada,pembersihan dosa itu.Kalau orang mukmin tahu ini,anda sebagai orang beriman tahu,bahwasanya setiap dosa yang saya lakukan,akan ada konsekuensi hukumnya.yakin,,,anda pasti tidak akan melakukanya.

Banyak orang berani,Dia berani sekali pada Allah swt karena dia belum tahu,kalau dia melakukan perbuatan dosa,akan datang konsekuensi hukum dari Allah swt. tidak mungkin dia selamat.
Umunya kata para Ulama kita,kalau telinganya melakukan perbuatan masalah,matanya melihat yang haram,hidungnya menghirup yang haram,lisanya mengucapkan kalimat yang haram,bibirnya mencium sesuatu yang di haramkan,tanganya menjamah yang haram,kepalanya di letakkan pada yang haram,kemaluanya di letakkan pada yang haram,kakinya melangkah pada tempat yang haram.
pasti di anggota-anggota tubuh ini Allah swt datangkan hukuman,jangan heran,,,,bila anda pernah berbohong,tiba-tiba satu waktu kena sariawan,itu sangat umum kata ulama,bila berhubungan dengan Allah swt atau Allah bisa datangkan musibah yang lain,maka bagi kalian jangan pernah merasa aman dengan dosa.

Kalau kita tahu dan beriman bahwasanya, aljazaa min jinsil"amal sebagaimana hadist sabda Nabi Muhammad s.a.w " Akan datang balasan sesuai kadar perbuatan seseorang".maka dia tidak akan lakukan itu.

begitupulah dengan berhubungan  masalah haknya manusia,mencuri,memfitnah,mengambil hak seseorang ,ghibah,kalau kita tidak kembalikan,mungkin,,,karena kita anggap kita adalah yang terhebat,punya startegi,punya cara menipu orang,punya ilmu atau punya kedudukan,lalu kemudian kita menindas orang lain,orang itu tidak bisa menuntut,,,,
Nggak akan ada yang bisa selamat dari mahkamah Allah swt,dengarkan kata ulama kita."hari ini anda menipu besok anda di tipu,pastii,,,,
Hari ini anda berbohong,besok anda akan di bohongi,,,,
Hari ini anda menggunjing lusa dan lusa,dan kapan waktunya,,,anda akan di gunjing dengan orang lain.balasan akan datang sesuai dengan kadar perbuatan seseorang.itu di dunia yaa,,belum di akhirat.

kalau kita tahu bahwasanya ada hisab pada hari kiamat,kita akan lebih hati-hati,tidak akan mudah melakukan perbuatan dosa,karena berat di dunia,berat juga di akhirat nanti.

Semoga ini menjadi pelajaran juga,agar kita tetap berlindung dan selalu mengigat Allah swt sehingga kita dapat di beri ketenangan dan kebahagian sampai akhir hayat. Amin

Sumber : Ustadz Khalid Basalamah