Kenapa Ibu Rumah Tangga Sekarang Galak dan Sudah Hilang Kelembutannya

Sebenarnya penyebabnya  ada pada Suami itu sendiri, kurang paham dengan apa sebenarnya tugas dari istrinya sendiri 
Jalanpisang.com

1.Tugas Istri Sebetulnya adalah patuh kepada Suami, Mengandung dan Melahirkan
Menyusui dan menyiapkan makanan
Menyediakan Sandang, papan dan pagan adalah tugas Suami.

Kenyataannya sekarang suami hanya memberi uang, itupun kurang dari segala kebutuhan sehari - hari.
Boro-boro Uang jajan, uang untuk kecantikan atau ke salon belum tercukupi. Sedangkan suami menginginkan istri agar selalu tampil cantik, maaf yaa lagi Curhat,,,,,, ehegehehe.

Efeknya istri mencari tambahan penghasilan walaupun tugas nyuci, ngasuh, beres - beres dan lain sebagainya tetap di kerjakan.

Namun ketika sudah lelah, capek, suami malah tak ingin tau, di situlah kadang pertengkaran Alexander terjadi ahahah. Yang menimbulkan emosional tingkat tinggi,yang akan menguasainya.
Sehingga panci, gelas dan piring bisa terbang sendirinya, tanpa tahu dari mana datangnya.
2. Sebetulnya istri itu tidak banyak menuntut cuman ingin di pahami
Pahami semua keinginanya , shopping, berlian, berlibur ke Eropa terutama di tempat berbeda, dan berbelanja setiap hari,,,, ehegehehe,,,  waduhhh

Jadi Suami harus paham kebutuhan hidup sekian dan kebutuhan istri sekian kkkkkkkkk.
Paham saat istri butuh piknik/liburan
Paham saat istri butuh rileks, pijat, menikyur - pedikyur, salon kecantikan
Paham saat istri butuh kasih sayang, pengen uang jajan dan shopping. 
Itu aja kok, nggak setia hari, sekali - kali saja. Mantap mantulll
Tapi banyak suami sekarang ini tidak peduli dengan apa yang ada, lupa akan tanggung jawabnya, sehingga otomatis istri lah yang harus mengerjakan semuanya.
Kesimpulan
Banyak, Namun tak semua lelaki seperti itu, yang tega melihat istrinya yang mengerjakan semua tugas dalam rumah tangga.

Namun buat kaum wanita juga, janganlah kamu memaksakan kehendak untuk memiliki suami sempurna, yang hidup tanpa kekurangan.

Itu sama saja kamu tidak mensyukuri apa yang di berikan Tuhan untukmu dan apa yang bisa di berikan suamimu.

Belajar menerima dengan lapang dada dan yakin kalau semua yang di inginkan suami, yaitu untuk kebahagiaan istrinya.
Hadapi saja dengan senyuman dan selalu berdoa agar menjadi lebih baik dan hidup bahagia selamanya dunia akhirat. Amin.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel